Instalasi Debian dengan Netinstall
Instalasi debian
Kebutuhan:
- Iso Debian versi net-Install
- Koneksi internet
- Unetbootin
- Flashdisk
Langkah - langkah:
- Colok flashdisk anda terlebih dahulu kemudian Jalankan Unetbootin pada Windows anda . Dan Pilih option disk image, dan Klik pada [...] dan sorot ke file debian-6.0.0-i386-netinst.iso yang telah anda siapkan. Kemudian langsung klik OK saja. Biarkan proses selesai. Dan reboot komputer anda jika sudah selesai.
- Setting BIOS agar booting dari flashdisk (Removable devices). Save BIOS dan restart PC.
- Setelah PC restart maka akan otomatis booting ke flashdisk. Pilihlah Install atau Graphical Install . Tekan Enter.
- Jika proses berhasil maka anda akan berhadapan pada menu memilih bahasa/language.
- Proses berikutnya adalah menu memilih negara/country.
- Saat anda sudah memilih negara anda sebagai negara maka anda juga akan ditanya Locales/Lokalisasi
- Menu berikutnya adalah Konfigurasi keyboard. Pilihlah American english karena umumnya keyboard yang ada dipasaran indonesia adalah American English keyboard model
- Klik Continue pada tahap 7. Dan ikuti proses yang berjalan.
- Menu yang berikutnya adalah menu konfigurasi network ( Configure the network ). Pada menu ini kita akan dihadapi pada menu hostname. Isilah hostname anda. Lalu pilih continue.
- Pada menu berikutnya anda akan dihadapi nama domain (domain name). Jika anda tidak memiliki nama domain semisal .com/org/gov/ac/id dsj maka kosongkan saja dan pilih continue.
- Menu berikutnya adalah menu Root ( Administrator kalau di windows. Di Linux, administrator dikenal dengan nama Root. Pada menu ini kita diperintahkan memasukan Pasword admin/root. Masukan pasword anda. Dan jangan lupa akan password ini karena password root lah yang nanti anda butuhkan jika anda akan mensetting/merubah sistem Linux.
- Menu berikutnya adalah menu User. Pada menu ini kita diperintahkan untuk menambah user baru. User disini lah yang nanti menjadi user pertama pengguna Linux di Debian. Pilih Continue.Maka akan keluar menu untuk memasukan nama username (username).
- 13. Menu berikutnya adalah memasukan password bagi username anda. Masukan password anda. Untuk alasan keamanan, ada baiknya password ini anda isi berbeda dengan password admin/root yang sebelumnya sudah anda isi pada tahap 11.
- Berikutnya adalah menu memilih Zona waktu wilayah (Time Zone).
- Menu selanjutanya adalah menu Partisi (Partition Disk) atau menu memilih Hardisk yang anda pilih untuk instalasi.
- Jika berhasil maka proses instalasi base sistem akan jalan.
- Proses selanjutnya adalah proses memilih Aplikasi (Configure package manager). Pada menu ini kita dapat memilih mirror tempat kita mendownload.
- Klik Continue.
- Klik Continue sekali lagi untuk melewatkan menu HTTP Proxy. Kosongkan saja dan jangan diisi jika anda tidak menggunakan Proxy untuk akses ke internet.
- Proses Scanning Mirror akan dilakukan.
- Menu berikutnya adalah menu Software Selection. Pada menu ini kita akan diperintahkan untuk memilih software tambahan apa saja yang ingin kita install. Sebagai contoh sebuah tampilan Graphis (GUI) dengan desktop environtment GNOME maka memilih Graphical desktop environtment dan standar system utilities.
- Biarkan proses selesai. Sampai keluar menu Terakhir yaitu menu Instalasi Grub Loader (man-db). Pada menu instalasi Grub Loader ini anda wajib memilih Menu YES agar Linux dapat terbaca pada hardisk anda.
- Klik Continue. Proses Instalasi Selesai Klik Continue untuk reboot.
- Beberapa saat komputer akan reboot. Pastikan anda mencabut Flashdisk anda. Kemudian mensetting ulang BIOS agar booting dari hardisk kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar